Ulil Albab Pacu Intelektual NU Demak Jadi Lokomotif Pembangunan Bangsa

No Comments

dpwpkbjateng.id – Demak – Suasana Minggu (25/01/2026) di Kabupaten Demak menjadi saksi lahirnya visi besar bagi kaum intelektual Nahdlatul Ulama, saat Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKB, Ulil Albab, melakukan kunjungan daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi sekaligus mempererat silaturahmi.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda sambung rasa biasa, melainkan sebuah ruang refleksi strategis bagi para sarjana dan cendekiawan yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Demak.

Ketua PC ISNU Demak, Agus Taufiqur Rahman, menyampaikan apresiasinya dengan menegaskan bahwa Kegiatan seperti ini menjadi wadah penting untuk merajut silaturahmi dan menyatukan gagasan.

“Dukungan dari legislatif sangat berarti bagi ISNU agar terus berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Agus.

Dalam dialog yang penuh antusiasme tersebut, Anggota DPRD Jateng dari Dapil Demak, Jepara dan Kudus Ulil Albab menekankan bahwa ISNU memiliki posisi tawar yang sangat vital sebagai wadah para pakar, birokrat, dan teknokrat yang lahir dari rahim pesantren.

Ia menilai keberadaan ISNU adalah bukti nyata bahwa Nahdlatul Ulama (NU) senantiasa relevan dengan perkembangan zaman dan tidak pernah kering dari stok pemikir hebat.

“ISNU adalah otak organisasi. Keberadaan para sarjana ini adalah jaminan bahwa NU selalu relevan dengan tuntutan zaman, sekaligus menjadi pemasok pemikiran strategis bagi pembangunan nasional Indonesia,” ungkap Ulil.

Mengusung semangat “Organisasi ISNU Berdaya dan Berdampak”, Anggota Komisi A DPRD Jateng ini mengajak anggota ISNU Demak untuk tidak hanya berhenti di tataran teori, tetapi mulai terjun langsung menggarap sektor ekonomi riil yang mandiri.

Lebih lanjut, politisi kelahiran Jepara ini mendorong adanya langkah konkret dalam penguatan kemandirian organisasi. Menurutnya ada peluang besar dalam pengembangan usaha bersama seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun sektor peternakan yang dikelola secara kolaboratif demi kesejahteraan umat, jelasnya.

Baginya, ISNU harus hadir sebagai kekuatan intelektual yang berdaya secara ekonomi agar mampu memberikan dampak langsung yang lebih luas bagi masyarakat di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Selain penguatan ekonomi, peran ISNU sebagai think tank diharapkan mampu membawa perubahan revolusioner pada dunia pendidikan. Ulil memberikan catatan kritis bahwa sistem pendidikan saat ini, termasuk di madrasah, harus mulai berani bertransformasi.

“Selama ini pendidikan kita masih sangat kuat di hafalan. Itu penting, tapi kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah atau problem solving juga harus diperkuat agar cita-cita Indonesia unggul bisa terwujud, terutama menjelang puncak bonus demografi 2030–2035,” tegasnya.

Ia berharap ISNU mengambil peran sentral dalam program capacity building bagi para pendidik di akar rumput. Sinergi ini menjadi komitmen nyata untuk memastikan bahwa setiap derap langkah pembangunan bangsa tetap dipandu oleh kecerdasan berpikir dan integritas nilai-nilai ke-NU-an yang inklusif, progresif, dan solutif.

(Irfan Rosyadi)

DPRD Jateng, DPW PKB Jateng, Fraksi PKB Jateng, Jawa Tengah, PKB

Leave a Comment