dpwpkbjateng.id – Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) menjadi panggung politik yang membuktikan kekuatan “basis hijau”. Pasangan Ahmad Lutfi dan Taj Yasin Maimoen berhasil meraih kemenangan berkat dukungan kuat dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dan pesantren.
Pengamat politik dari Fakultas Komunikasi dan Sosial Politik (FKSP) Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo, Insan Mahmud, menegaskan hal ini dalam pernyataannya baru-baru ini.
Menurut Insan, peran Ketua DPW PKB Jateng, K.H. M. Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, menjadi kunci utama dalam mengkonsolidasi kekuatan Nahdliyin. “Sebagai Ketua DPW PKB Jateng, Gus Yusuf mampu menggerakkan potensi kiai dan santri, alumni pondok pesantren, guru-guru madrasah, TPQ, hingga madin,” ungkap Insan.
Kehadiran Gus Yusuf bersama Taj Yasin Maimoen mencerminkan representasi yang kuat dari kalangan Nahdliyin. Duet ini menjadi simbol harmonis yang sukses menyatukan kalangan pesantren dan masyarakat NU. Dalam berbagai kesempatan, keduanya terlihat sering berinteraksi dengan tokoh-tokoh penting seperti Gus Rozin, Ketua PWNU Jateng, yang semakin memperkuat kesolidan warga Nahdliyin.
Tak hanya itu, organisasi di bawah NU seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, dan IPPNU turut bergerak aktif di berbagai kabupaten untuk mendukung pasangan Lutfi-Yasin. “Sentuhan para Gus ini sangat terasa,” ujar Insan, menyoroti bagaimana struktur NU di berbagai tingkatan turut menggerakkan elemen masyarakat.
Survei Indikator menunjukkan bahwa PKB mampu mengimbangi PDIP dari segi basis pemilih. Dalam simulasi, 64,2% pemilih berbasis PKB memilih Lutfi-Yasin, hanya sedikit di bawah PDIP yang mencapai 68,4% untuk pasangan Andika-Hendi.
Keunggulan Taj Yasin dalam tingkat kedisukaan menjadi salah satu faktor pendukung kemenangan ini. Survei menunjukkan tingkat kedisukaan Taj Yasin mencapai 85,6%, tertinggi di antara para kandidat lainnya. Hal ini menunjukkan efektivitas konsolidasi PKB dalam mengenalkan Gus Yasin ke kantong-kantong NU.
Ketua DPW PKB Jateng, Gus Yusuf, turun langsung ke 29 kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk memastikan kemenangan Lutfi-Yasin. Struktur partai dari DPW, DPC, DPAC, hingga Ranting turut bergerak serentak, memanfaatkan potensi penuh komunitas hijau di wilayah ini.
Terpisah, Gus Yusuf mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan Lutfi-Yasin. “Alhamdulillah, sejak survei Indikator dirilis, basis hijau menjadi penentu kemenangan Lutfi-Yasin,” tuturnya. Meski demikian, ia mengingatkan semua pihak untuk tetap menunggu penetapan resmi dari KPU.