dpwpkbjateng.id – Semarang – Anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PKB, Niken Mayasari, menyambut baik rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan modernisasi terhadap layanan Trans Jateng.
Trans Jateng merupakan sistem transportasi bus rapid transit (BRT) milik Pemprov Jateng yang telah melayani tujuh koridor antarwilayah, seperti Semarang – Bawen, Solo – Wonogiri, dan Purwokerto – Purbalingga, dengan tarif terjangkau dan waktu keberangkatan yang relatif stabil.
Menurut Niken, langkah modernisasi ini penting sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, sekaligus bentuk adaptasi terhadap perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif modernisasi Trans Jateng. Ini menunjukkan komitmen Pemprov melalui Dishub untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi publik yang efisien, terjangkau, dan sesuai perkembangan zaman,” ujar Niken saata dikonfirmasi melalui komunikasi elektronik pada Jum’at, (9/8/2025).
Namun demikian, ia juga mengingatkan agar upaya modernisasi ini tidak melupakan konsistensi dalam menjaga kualitas layanan. Politisi PKB kelahiran Grobogan ini menekankan pentingnya kenyamanan dan keamanan bagi semua pengguna, termasuk perhatian terhadap aspek lingkungan.
“Modernisasi jangan hanya soal tampilan atau teknologi, tetapi juga harus mempertahankan kenyamanan dan keamanan. Emisi kendaraan jangan sampai mencemari udara dan mengganggu pengguna jalan lainnya. Trans Jateng harus tetap menjadi transportasi publik yang ramah lingkungan,” tegas Anggota Komisi D ini.
Legislator PKB daerah Pemilihan Jateng 5 yang meliputi Kabupaten Grobogan dan Blora ini juga memberikan apresiasi atas komitmen Trans Jateng dalam menyediakan kursi khusus bagi penyandang disabilitas. Baginya, hal ini mencerminkan semangat inklusivitas yang seharusnya menjadi bagian dari seluruh layanan publik.
“Kami juga mengapresiasi adanya kursi khusus bagi penyandang disabilitas. Ini langkah nyata dalam mewujudkan transportasi yang inklusif, di mana semua warga, tanpa terkecuali, merasa dihargai dan mendapatkan akses yang setara,” katanya.
Selain itu, ia berharap agar jangkauan layanan Trans Jateng ke depan semakin luas. Menurutnya, masih banyak wilayah di Jawa Tengah yang belum terakses BRT, padahal memiliki kebutuhan mobilitas tinggi.
“Kami berharap rute Trans Jateng bisa terus ditambah, terutama ke wilayah pinggiran atau pedesaan yang belum terjangkau seperti wilayah Kedu. Ini penting untuk pemerataan akses transportasi,” tambahnya.
Sebagai wakil rakyat dari Fraksi PKB, Niken menyatakan pihaknya akan terus mendorong peningkatan layanan transportasi publik di Jawa Tengah, dengan menekankan prinsip mudah, murah, aman, keberlanjutan, inklusivitas, dan pemerataan.
“Transportasi publik bukan hanya soal mobilitas, tapi juga soal keadilan sosial. Maka harus terus dikembangkan dengan mempertimbangkan semua kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan masyarakat daerah,” tutupnya.
(Irfan Rosyadi)
